Peluang Terbuka Bagi Siapapun - Cara Mudah Mendapatkan Uang dari Youtube

Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Inilah Alat Penyadap Rumah Dinas Jokowi

Heboh khabar Penyadapan terhadap Jokowi di Rumah Dinasnya memunculkan berbagai pro kontra dari berbagai pihak, Khabar penyadapan pada Gubernur DKI itu pertama kali diungkapkan oleh Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. Menurut Tjahjo, Jokowi sempat bercerita kepada PDIP beberapa waktu yang lalu.
 
"Saat kami operasi, di rumah Jokowi ada 3 alat penyadap yang diletakkan di tempat tidur, ruang tamu, dan tempat makan," ucap Tjahjo ketika ditemui di salah satu restoran di Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2014)
Saat dikonfirmasi, Jokowi membenarkan penyadapan di rumah dinasnya. Dia mengaku penyadapan itu terjadi pada Desember tahun lalu.


Komentar Roy Suryo

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo pun akhirnya ikut berkomentar mengenai teknologi yang dipakai untuk menyadap Jokowi. Pria yang juga dikenal sebagai pegiat telematika itu menilai alat sadap yang dipasang di rumah Jokowi itu teknologi lama. “Kalau alat sadapnya ada di situ, itu merupakan teknologi lama. Apalagi kalau yang disadap bisa menemukan alat sadapnya,” kata Roy usai melakukan pertemuan dengan keluarga Keraton Solo di Hotel The Sunan Solo, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2014).

Roy pun menilai bahwa pelaku yang memasang alat sadap di rumah dinas Jokowi itu masih amatiran (belum ahli) di bidang intelijen. Terbukti, aksi penyadapan tersebut bisa diketahui dengan mudah oleh Jokowi. “Yang nyadap harus belajar lagi,” kata Roy. Lebih lanjut, Roy menilai bahwa alat sadap yang ditemukan Jokowi pada Desember 2013 lalu itu sudah dijual bebas di pasaran. Menurut Roy, saat ini sudah banyak toko eletronik yang menjual alat sadap dengan harga yang murah. “Tidak sampai Rp 1 juta. Ratusan ribu sudah bisa untuk membelinya (alat sadap),” kata Roy.

Apakah seperti Ini alat Sadapnya?
 
Simpang siur jenis Alat Penyadap yang ditemukan di Rumah Dinas Jokowi menimbukan berbagai spekulasi pendapat, apalagi pihak PDIP juga tidak mau menunjukan seperti apakah jenis Alat Penyadap itu, sehingga banyak dari masyarakat yang menjadi penasaran. Tetapi jika mengacu pada pendapat Roy Suryo, bahwa Alat sadap itu adalah teknologi lama yang banyak beredar dipasaran, mungkin kita akan memiliki sedikit gambaran mengenai Alat Sadap dirumah orang Nomor Satu di DKI Jakarta itu.

Berikut ini beberapa jenis Alat Sadap yang bisa kita temui dipasaran dan merupakan teknologi yang telah lama beredar.

Alat sadap berbentuk pulpen atau biasa disebut sebagai Pen Spycam ini memang sudah beredar sejak lama. Menurut Ade, penjual alat sadap di Glodok, alat sadap bentuk pulpen ini dijual dengan harga berkisar Rp 450 ribu. Harga disesuaikan dengan spesifikasi dari alat sadap tersebut. Jika mengacu pada keterangan politisi PDIP, Arif Wibowo, kuat dugaan Jokowi disadap dengan Pen Spycam tersebut. Namun sayang, Arif tidak merinci mengenai tipe dan jenis dari alat sadap pulpen tersebut. “(Alat sadap) itu banyak dijual di Glodok. Bentuknya ya kayak pulpen dipasang,” kata Arif saat ditanya soal isu penyadapan Jokowi.

Politikus PDIP Tubagus Hasanuddin merinci bahwa alat sadap yang ada di rumah dinas Jokowi itu berukuran tidak terlalu besar dan bertenaga listrik. Alat tersebut mampu menangkap seluruh aktivitas suara dalam radius tertentu.
Dari penjelasan tersebut, Kepala Balai Ipteknet Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Irwan Rawal Husdi memprediksi alat sadap yang dimaksud Hasanuddin itu berbentuk mikrofon. Menurut Irwan, orang yang melakukan penyadapan akan menerima data melalui transmitter. Irwan juga menyebutkan bahwa Alat Sadap ini sudah banyak berbedar di pasaran. Menurutnya, Alat Sadap yang dijual secara bebas itu sudah mampu menyadap suara dari jarak puluhan kilometer. 

lihat juga Beberapa Jenis Alat Sadap yang telah lama beredar dipasaran

Terlepas dari dugaan-dugaan di atas, hingga saat ini pihak Jokowi masih belum memberikan rincian mengenai alat yang menyadapnya. Tidak ada yang tahu mengenai detail dari alat yang menyadap Jokowi itu.
 Source: beberapa Sumber

Runtuhnya Dinasty Atut, Doel siap naik Banten 1

Ditetapkannya Ratu Atut sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan korupsi Alkes Banten, merebak kabar bahwa Wakil Gubernur Banten Rano Karno akan naik gantikan Atut. Pada kasus tersebut, Wasekjen PDIP Eriko Sutarduga, menyatakan partainya tak ingin berspekulasi soal pergantian Banten 1. Namun kalau terjadi PDIP siap.

"Kami sendiri jujur saja tak berharap pergantian seperti itu, tapi kita patuhi proses hukum yang berlaku. Bagaimanapun Atut dan Rano diajukan oleh Golkar dan PDIP," ucap wasekjen PDIP Eriko Sutarduga, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Menurutnya, pergantian Gubernur Banten tidak bisa hanya karena penetapan tersangka, perlu ada pembuktian. Namun Rano Karno sebagai Wakil Gubernur Banten kapanpun siap menggantikan.

"Kalaupun itu terjadi kami tentunya siap menjalankan tugas yang diamanatkan Undang-undang," jelasnya.

Selama ini menurut Eriko, hubungan Atut dan Rano berlangsung baik di Pemprov Banten. Termasuk soal pembagian tugas yang sempat dikabarkan merenggang.

Kalau menurut kami dalam aturan jelas wagub tidak setara dengan gubernur, wakil adalah wakil kalau gubernur berhalangan wakil gantikan. Wagub bisa berperan kalau diberi peran. Jadi Bu Mega selalu ingatkan bang Rano jalankan tugasnya dengan baik," ucapnya.


Ratu Atut yang juga Ketua DPP Partai Golkar dan menjadi orang nomor 1 di Banten itu kemungkinan harus segera Lengser dari jabatannya karena tersandung kasus Korupsi, Adakah Pejabat lain siap menyusul?

Source

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons