Peluang Terbuka Bagi Siapapun - Cara Mudah Mendapatkan Uang dari Youtube

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Gunung Slamet Waspada, gempa hingga 450 kali

Kabut tebal masih menghalangi pemantauan visual terhadap aktivitas Gunung Slamet, Selasa, 11 Maret 2014. "Hari ini kami mengandalkan pemantauan lewat seismograf (alat pengukur dan pencatat pergerakan tanah)," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Sudrajat.

Gunung Slamet adalah gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung berapi di Jawa Tengah itu berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Tegal, Pemalang, Banyumas, dan Purbalingga. Pos Pengamatan Gambuhan adalah satu-satunya pos pengamatan Gunung Slamet.

Pos Gambuhan berada di ketinggian 1.000 mdpl, sekitar 5 kilometer di utara Gunung Slamet. Adapun jarak dari puncak Gunung Slamet melalui perjalanan darat sekitar 10 kilometer. Sudrajat mengatakan, sejak sepekan terakhir, gempa embusan Gunung Slamet meningkat jadi 200-300 kali per hari. "Normalnya hanya 50 kali per hari," ujar Sudrajat.

Gempa embusan hanya tercatat di seismograf, tidak dirasakan warga sekitar. Dari pengamatan visual pada Senin petang hingga Selasa dinihari, Gunung Slamet tiga kali meletuskan asap dengan ketinggian sekitar 800-1.000 meter dari kawah. Senin, pukul 21.00, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Slamet dari normal menjadi waspada.

Kepala Kepolisian Sektor Pulosari Ajun Komisaris Mezi mengatakan letusan asap kedua terjadi pada Senin pukul 20.06. "Letusan kedua itu menyebabkan kaca Pos Gambuhan bergetar," kata Mezi yang turut memantau aktivitas Gunung Slamet sejak Senin petang. Menurut Mezi, getaran serupa juga dirasakan warga yang bermukim sekitar 10 kilometer dari puncak Gunung Slamet.

Satu jam berselang, masih kata Mezi, terjadi letusan asap ketiga. Namun letusan terakhir itu tidak sampai menggetarkan kaca Pos Gambuhan. "Tapi suara letusannya terdengar seperti mercon," kata Mezi. Hingga Selasa pukul 14.00, belum terpantau adanya letusan asap dari Gunung Slamet.
Tempo.co.id

T-Bank BRI, cara tarik uang tunai tanpa rekening

Layanan perbankan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kini semakin luas dengan diluncurkannya T-Bank. Untuk menjangkau individu yang selama ini belum memiliki akses ke produk dan jasa keuangan, maka BRI menggandeng PT Telkom (Persero) Tbk dalam mewujudkan layanan T-Bank.

T-Bank resmi diluncurkan pada Kamis (20/6) di Thamrin City – Jakarta ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian kerjasama oleh Direktur Bisnis UMKM BRI - Djarot Kusumayakti, Direktur Konsumer Bank BRI – A. Toni Soetirto dan Direktur Enterprise and Wholesales PT Telkom Indonesia – M.Awaluddin. Telkom akan menyiapkan infrastruktur teknis, mulai dari sistem hingga aplikasi.

Menurut Sekretaris Perusahaan BRI, Muhammad Ali, T-Bank merupakan bagian dari perwujudan komitmen BRI sebagai salah satu bank peserta uji coba layanan Branchless Banking yang diluncurkan Bank Indonesia pada 15 Mei 2013. Sesuai dengan kebijakan pemerintah, Branchless Banking bertujuan untuk meningkatkan financial inclusion terutama pada unbankable people.

"Sistem financial inclusion yang dimaksud adalah sistem penyedia transaksi keuangan e-Money Server Based menggunakan nomor HP sebagai nomor rekening yang dinamakan T-Bank serta perluasan layanan tanpa ke bank menggunakan konsep keagenan. Jenis layanan financial inclusion juga beragam, meliputi e-Money, Payments, Purchasing, Funding dan Lending," jelas Ali.

Dengan T-Bank, Anda tidak perlu memiliki rekening bank BRI untuk transfer dan tarik uang. T-Bank dapat diakses menggunakan handphone biasa, tidak harus smartphone.
Cukup menggunakan nomor HP Telkomsel untuk mengakses *212# lalu tekan Call.
Maka akan muncul menu: 
(1) Registrasi
(2) Info Saldo
 (3) Pesan Kode Akses
(4) Ubah PIN
(5) Transfer,
(6) Informasi produk dan promo lainnya.

Langkah-langkah registrasi T-Bank 

Masukkan data seperti:

Nama lengkap 
Nomor identitas diri 
Alamat
Tanggal lahir.
Anda kemudian akan mendapatkan PIN.

Untuk melakukan transfer, terlebih dulu Anda harus menyetor ke rekening T-Bank. Bagi Anda yang tidak memiliki rekening BRI, setoran dapat dilakukan melalui agen-agen T-Bank. Sementara jika Anda sudah menjadi nasabah BRI, setoran dapat dilakukan melalui Mobile Banking BRI.

Masukkan nomor HP tujuan transfer Anda beserta nominal transfer yang diinginkan. Sesuai regulasi BI, nominal dana yang dapat ditransfer melalui T-Bank adalah sebesar Rp 5 juta. Demikian pula jumlah saldo tersimpan maksimal Rp 5 juta. Jika transfer sudah selesai, penerima dana akan mendapatkan SMS notifikasi dari T-Bank.

Langkah penarikan uang di ATM BRI.

Bagi penerima yang sudah melakukan registrasi T-Bank, dia dapat menarik uang di ATM BRI, E-Buzz BRI, Teras Keliling dan Agen T-Bank.

Sebelum ke ATM, dapatkan kode akses dari menu *212# yang hanya akan berlaku selama 15 menit. Tekan tombol keempat di sebelah kanan layar ATM (paling bawah), masukkan PIN T-Bank, kode akses, nomor HP Anda dan nominal uang yang ingin ditarik.
detik.finance

BI analisa BITCOIN sebagai Alat Pembayaran

Tak ketinggalan dengan otoritas di negara lain, Bank Indonesia (BI) juga tengah melakukan kajian terhadap penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk wilayah jurisdiksi Indonesia. Dikutip dari Liputan 6, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Jihansyah menjelaskan pengkajian dilakukan untuk melihat seberapa efektif penggunaan Bitcoin di Indonesia terutama terhadap peredaran mata uang rupiah.

Lebih lanjut Difi mengatakan, ”Pengkajian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana penggunaan Bitcoin di Indonesia, motif penggunaan Bitcoin, keterkaitan dengan legalitas dan landasan hukum yang ada di Indonesia, dan berbagai risiko dalam penggunaan Bitcoin tersebut.”
Menurut Difi, BI berprinsip bahwa suatu mata uang harus memiliki backup jaminan dan dasar hukum untuk melindungi nasabah. Sejauh pemahaman BI, Bitcoin bersifat universal dan tidak seperti uang konvensional yang secara hukum harus diatur peredarannya di wilayah tertentu. Salah satu titik berat pengkajian BI tentang
Bitcoin adalah soal penanggung jawab dan pengawasannya.
Berkaitan dengan fungsi Bitcoin sebagai alat pembayaran (alternatif), Difi menyatakan sejauh ini BI baru menemukan dua merchant di luar Jawa yang sudah menawarkan penggunaan Bitcoin. Meskipun demikian, BI belum tahu berapa nilai transaksi Bitcoin di Indonesia.

Masih tergolong baru, pemanfaatan Bitcoin di Indonesia memang cukup terbatas. Artabit adalah sebuah startup yang menawarkan Bitcoin sebagai media pembayaran untuk e-commerce, sementara situs Bitcoin Indonesia memberikan kemudahan bagi konsumen dalam negeri untuk membeli dan menjual Bitcoin.
Langkah pihak-pihak yang berkepentingan dengan Bitcoin memang sejauh ini belum mendapat restu dari otoritas keuangan negara. Di Cina, bank sentralnya melarang institusi finansial dan lembaga pembayaran untuk bertransaksi menggunakan Bitcoin. Otoritas keuangan Korea Selatan, setali tiga uang dengan menyatakan Bitcoin tidak memiliki nilai intrinsik sehingga tidak memiliki indikator pembanding. Otoritas kedua negara tersebut tidak melarang rakyatnya untuk bertransaksi menggunakan Bitcoin, tapi semua risiko ditanggung sendiri.

Satu hal yang pasti, keputusan yang diambil oleh otoritas keuangan negara terhadap Bitcoin berarti pengakuan terhadap eksistensi Bitcoin itu sendiri. Prinsip kehati-hatian yang ditunjukkan oleh lembaga-lembaga keuangan bisa dipahami oleh penggiat Bitcoin karena mereka menginginkan Bitcoin diterima lebih luas sebagai alat pembayaran, bukan sekedar alat spekulasi seperti yang saat ini populer di mata masyarakat.
Untuk mencapai hal tersebut, tentu saja Bitcoin harus mencapai titik kesetimbangannya terlebih dahulu. Volatilitas yang  masih tinggi merupakan momok untuk mencapai tujuan ini. Sistem mata uang alternatif berbasis digital ini diperkenalkan tahun 2008 oleh programmer atau grup programmer dengan nama samaran Satoshi Nakamoto.
 sumber: DailySocial
Lebih jauh mengenai BitCoin silahkan baca  We Use BitCoin tarik tunai di  ATM BitCoin dan Cara mendapatkan BitCoin Online secara Gratis

Beberapa Jenis Alat Sadap

CiriCara.com – Alat untuk menyadap aktivitas seseorang ternyata sudah dijual bebas di pasaran. Penyadapan yang sejatinya hanya boleh dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini sudah bisa dilakukan oleh orang biasa. Anda harus waspada!

Kasus penyadapan yang terjadi pada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan kita untuk waspada. Rumah dinas Jokowi yang dijaga oleh sejumlah ajudan saja masih bisa ditembus oleh orang yang ingin menyadap. Bagaimana dengan rumah Anda? Tidak hanya rumah, tempat kerja atau kantor pun sering jadi sasaran penyadapan. Hal itu juga terjadi pada Jokowi. Di mana Jokowi mengaku berhasil menemukan satu alat sadap terpasang di ruang kerjanya.

Berikut macam-macam alat sadap yang biasa dipasang di rumah dan di kantor:

 Alat sadap bentuk pulpen

Pulpen yang biasa digunakan untuk menulis ini memang umum ada di kantor. Namun jangan salah, ada juga pulpen yang digunakan untuk merekam gambar dan suara. Bentuknya memang mirip dengan pulpen biasa, namun di dalamnya terdapat kamera tersembunyi yang bisa digunakan untuk merekam video. Anda harus waspada!

Kamera tersembunyi pada gantungan baju

Gantungan baju seperti itu memang umum ada di rumah maupun di kantor. Namun, perlu Anda ketahui bahwa di balik gantungan baju itu terdapat sebuah kamera tersembunyi yang siap merekam objek yang ada di depannya.

Jam dengan kamera tersembunyi


Hampir semua rumah dan kantor pasti mempunyai jam dinding untuk pengingat waktu. Namun jangan salah, ternyata ada juga jam yang bisa merekam video. Peletakkan kamera yang sangat tersembunyi membuat banyak orang tidak sadar sedang diintai.

Gantungan kunci perekam video

Dari bentuk fisiknya, gantungan kunci itu memang sama seperti gantungan kunci pada umumnya. Namun jangan salah, gantungan kunci tersebut ternyata dilengkapi dengan kamera tersembunyi dan juga kemampuan untuk merekam suara.

 Alat sadap suara

Stop kontak atau colokan listrik ini memang terlihat sama dengan yang lainnya. Namun jangan salah, jika dibongkar ternyata di dalam stop kontak tersebut terdapat sebuah alat perekam suara.

USB Kamera Tersembunyi

Penggunaan USB saat di kantor sudah menjadi hal yang biasa. Namun Anda perlu waspada, karena bisa jadi ada orang yang memasang USB CAM untuk mencuri ide kerja Anda. Agar tidak menjadi korban sadap, sebaiknya Anda lebih waspada.

Terkait Heboh Penyadapan Jokowi, Gubernur DKI Jakarta,  inilah Alat Penyadap Rumah Dinas Jokowi

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons